Di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-73 ini ada tanya yang mengganjal; Apakah seorang nasionalis itu tidak religius? apakah seorang religius sudah pasti tidak nasionalis?

Di negara yang ber-ketuhanan Yang Maha Esa ini idealnya nasionalis dan religius bukan suatu dikotomi, namun realitas sosial-politik menjadikan nasionalis-religius menjadi sebuah komoditi yang sulit dihindari.
Politik identitas berbasis agama yang sudah terbukti mengoyak kesatuan bangsa memang tidak mungkin diredam dengan kekerasan karena itu adalah pupuk yang malah menyuburkannya.
Strategi kultural yang memadukan narasi kebangsaan dan keagamaan diharapkan dapat menjaga keutuhan negeri hingga seribu tahun lagi.
#Merdeka
#DirgahayuIndonesia

Iklan

Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Indonesia yang diciptakan WR Supratman jelang Kongres Pemuda II di Batavia.
Sepengetahuan saya penggunaan lagu ini diatur oleh Undang-Undang sejak Kabinet Juanda pada masa Presiden Soekarno.
Saya tidak ingin merubah aransemen instrumental lagu ini yang sudah bermukim dalam pikiran saya karena sejak masih kecil dulu selalu mendengar aransemen lagu ini dibawakan oleh orkes terompet di TVRI saat akan memulai siarannya, yang saya coba tawarkan adalah memainkannya dengan gitar dan menambahnya dengan ritme mulut a la beatbox agar ada semangat kekinian. Harus saya akui bahwa beatbox yang saya mainkan disini tidak variatif bahkan ada beberapa saat melenceng dari ketukan, buat saya itu tidak terlalu penting karena yang menjadi pokok muatan dalam video ini adalah reaktualisasi nasionalisme.
Merdeka! Baca lebih lanjut