Sejujurnya saya tak suka lagunya Ahmad Dhani di dunia politik yang berkemasan kebencian namun telinga saya menikmati karya musiknya yang dipenuhi melodi rasa cinta.
Karena itu saya harus memisahkan karya dan penciptanya yang tak terintegrasi utuh ini melalui aransemen bergaya fingerstyle dan membuang seluruh teks-teks ke kertas-kertas kosong tak terbaca.
Pilihan membawakan karya Ahmad Dhani yang ini bukan tanpa alasan namun diiringi harapan kiranya cinta kan membawa penciptanya kembali ke habitatnya, Republik Cinta.

 

Iklan

Saya menemukan kembali tulisan lama dari sebuah lagu yang saya tulis sekitar 10-15 tahun lalu.

Ternyata terdapat kemiripan sepanjang 3 bar awal dengan sebuah lagu populer dari girl band yang saya lupa namanya.

Proses terjadinya sebuah lagu bisa bermula dari sebuah konstruksi atau dapat menjadi karena dorongan inspirasi. Dan dalam lagu yang lahir secara inspiratif terkadang ia sudah menjadi dan mengepung benak untuk memaksa kita mewujudkannya. Ia serupa tamu penting yang tidak bisa diabaikan eksistensinya… ia bermanifestasi menjadi VIP.