Posted on

Woooiiii…Lady Gaga gak penting

Polemik konser Lady Gaga akhirnya terselesaikan dengan kemenangan dipihak ormas-ormas yang dimotori FPI dan Polisi dapat bernafas lega.

Problem ini sebenarnya adalah puncak gunung es dari ketakutan kekuasaan yang berlebihan terhadap seni. Dan ini terus berlangsung di setiap rezim yang menguasai republik ini.

Kemenangan teror adalah buah reformasi yang melenceng dan dilencengkan oleh kekuasaan dengan menggunakan tangan-tangan ormas.

Negara tidak takluk, mereka bermain di atas pertentangan yang dibuat ormas-ormas paramiliter. Di saat “perang” akan meletus maka Negara yang menjadi pemenangnya.

Ormas-ormas paramiliter ini ada sejak masa reformasi, di awali dari pembentukan Ratih (Rakyat Terlatih) oleh Jendral Wiranto untuk menandingi kekuatan Gerakan Mahasiswa yang dinilai oleh elit Militer ditunggangi komunis. Dalam perkembangannya, karena Ratih tidak mendapat respon positif dari masyarakat, maka Jendral Sutanto (Mantan Kapolri) membentuk FPI, berdasarkan penuturan Alm.Gus Dur. Dan misinya tetap sama, sebagai tangan kiri elite militer untuk memberangus gerakan pro-demokrasi.

Kembali ke soal Lady Gaga, isu demi isu dilontarkan petinggi FPI dan sekutunya sehingga seolah-olah wacana menjadi pertentangan etika dan estetika.

Moral dipakai sebagai standar estetika, masalahnya adalah tafsir tak bisa disamakan. Karena siapa yang bisa menstandarkan sesuatu itu menimbulkan hasrat birahi.

Bagiku, wacana itu adalah kamuflase dari upaya pemboncengan atas popularitas Lady Gaga, karena sejarah mencatat, Rolling Stone pun pernah dihujat sebagai setan namun kini Rolling Stone tetap berjaya hanya tak ada lagi yang menghujatnya sebagai antek setan, karena zamannya telah memudar. Kini eranya Lady Gaga dan ketenarannya membuahkan parasit-parasit.

Seni adalah objek yang ditakuti oleh kekuasaan.

Seni juga objek dari Kapitalisme.

Dan semua bermuara pada UUD, alias Ujung-Ujungnya Duit.

Iklan

Tuliskan Responmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s